roket

Kecanggihan Teknologi yang Meresahkan

This entry was posted on Friday, January 8th, 2010.
Tags:

Teknologi adalah karunia yang amat besar yang mesti kita syukuri dan kita manfaatkan dengan baik. Itu adalah nikmat besar yang di berikan Allah SWT kepada kita. Dengan teknologi semua perkara yang dulunya rumit menjadi lebih mudah, sesuatu yang dulunya membutuhkan waktu yang lama menjadi lebih cepat. Sehingga orang tidak perlu lagi pergi ke Jepang hanya untuk mendapatkan gambar bunga sakura. Dengan teknologi jarak bukanlah suatu masalah yag berarti lagi.

Teknologi memiliki andil yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Bahkan teknologi telah mengubah pola hidup manusia pada umumnya. Tentu saja segi positif dan negatif akan selalu hadir untuk melengkapi wacana teknologi. Dari segi positif kita sendiri telah dapat merasakan manfaatnya, semuanya bisa menjadi lebih efektif dan efisen dengan teknologi. Namun sisi negatif pun tentu akan hadir beriringan untuk saling melengkapi. Banyak manusia yang secara sadar ataupun tidak telah tenggelam dalam budaya hedonisme. Pesatnya perkembangan teknologi, seakan-akan menjadikan siapapun yang menguasai teknologi akan menjadi penguasa dunia. Sehingga tidak sedikit pula manusia yang menjadikan teknologi sebagai Tuhan baru bagi dirinya. Sehingga tidak heran apabila semua aspek kehidupan kini amat tergantung pada teknologi.

Dahulu mungkin orang akan mengadakan perjalanan jauh dan melelahkan , serta memakan waktu yang tidak sebentar hanya sekedar untuk berdagang. Tapi sekarang, dengan teknologi hal itu tidak diperlukan lagi, kita sudah bisa melakukan perdagangan, bukan lagi antar kota atau propinsi, tapi juga antar negara hanya dalam sekejap, tanpa sedikitpun keluar dari rumah.

Teknologi akan selalu bermanfaat apabila dipergunakan oleh orang yang benar. Akan tetapi, apabila teknologi dipergunakan dan dimanfaatkan oleh orang yang tidak memiliki iman dan takwa tentu saja hasilnya akan berbeda. Selain kebaikan akan lebih mudah dengan teknologi, kejahatan dan keburukan pun akan lebih mudah dengan teknologi, hal itu bergantung pada siapa yang memanfaatkannya.

Dahulu, dalam peperangan orang menggunakan pedang dan saling berhadapan dengan musuhnya di medan laga. Akan tetapi dengan kecanggihan teknologi, maka munculah senjata-senjata yang sangat canggih, sehingga hanya dengan menekan satu tombol telah dapat mengahncurkan musuh. Bayangkan bila hal itu dilakukan oleh negara biadab yang memiliki persenjataan. Berapa banyak korban tidak berdosa yang akan melayang. Pertempuran satu lawan satu hanya akan membunuh salah satu dari kedua belah pihak, tapi dengan teknologi yang digunakan oleh orang yang salah, bukan lagi musuh yang akan binasa, tetapi rakyat sipil pun akan menjadi korban keganasan senjata-senjata itu. Mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk melawan akan menjadi korban, wanita-wanita, anak kecil, orang tua. Sehingga tidak bisa kita bayangkan berapa banyak korban yang akan jatuh karenanya.

Persenjataan lengkap yang canggih adalah suatu kebaikan apabila dipegang oleh negara yang beriman takwa, tapi apaila dipegang oleh mereka yang hanya mementingkan diriya sendiri itu akan menjadi malapetaka. Kasusnya mungkin dapat kita saksikan saat ini di televisi-televisi atau sura kabar, betapa biadabnya Israel dengan senjatanya yang serba caggih menyerang warga palestina yang hanya memiliki persenjataan seadanya. Karena ketamakanya, mereka mampu mengorbankan segalanya, asalkan tercapai keinginannya. Nyawa baginya tak berarti sama sekali. Dengan teganya dan tanpa berprikemanusiaan mereka membobardir saudara-saudara kita di Palestina. Anak kecil, wanita, rakyat sipil, bahkan wartawan sekalipun tak segan-segan untuk mereka bantai. Bagai anjing yang kelaparan mereka menyerang siapa saja tanpa rasa kemanusiaan.

Itulah gambarannya apabila teknologi dipegang oleh mereka yang tidak bertanggung jawab, oleh mereka yang hanya mementingkan diri sendiri dan ambisisnya. Mereka merasa sombong ketika telah memiliki persenjataan yang lengkap dan canggih. Seolah mereka ingin menunjukan pada dunia bahwa merekalah yang berkuasa, merekalah kaum yang kuat.

Pertikaian, perselisihan bukanlah hal baru dalam kehidupan di dunia. Sejak zaman Nabi Adam a.s. hal itu pun telah terjadi, yakni pertikaian antara Habil dan Qabil. Sehingga memang bukan hal yang mengejutkan lagi bila terjadi perselisihan dan pertikaian di sekeliling kita, namun akan menjadi masalah yang luar biasa besar apabila pertikaian itu bukan hanya pada taraf perorangan tetapi taraf negara.

Mungkin tidak salah kalau kita menyebutkan harta, tahta dan wanita adalah tujuan terbsar yang ingin digapai sebagian besar manusia dalam perjalanan hidupnya. Hal itu wajar saja, karena memang manusia pada dasarnya diberikan naluri untuk itu. Yang jadi masalah apabila dalam pencapaiannya mengesampingkan orang lain. Israel contohnya, mereka memiliki tujuan untuk memiliki negara sendiri yang berdaulat selayaknya bangsa-bangsa di dunia, hal itu wajar-wajar saja, karena itu merupakan keinginan yang dimiliki semua negara di dunia. Tapi apabila tujuan tersebut malah mengorbankan bangsa lain seperti Palestina, itu bukanlah hal yang bisa dibenarkan lagi. Mengorbankan negara lain demi kepentingan bangsanya sendiri.

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER

About

Seorang makhluk bulan yang sedang bertamasya di Bumi. Untuk mengisi waktu luang di Bumi, doi menghabiskan waktu dengan coding, nonton anime dan tidur. Nggak suka makan sayur-sayuran. Dan punya pendapat bahwa sayur-sayuran diciptakan Tuhan bukan untuk dimakan, tapi untuk menghias makanan. Berbakat untuk mengundang perhatian. Bersama teman-temannya di Bumi, membuat sebuah website yang disebut CodePolitan. Bersama CodePolitan, doi melakukan banyak hal keren dan menyenangkan.