inaicta2011

Belajar dari INAICTA 2011

This entry was posted on Saturday, September 17th, 2011.
Tags:

Akhirnya hari yang dinanti-nanti yaitu pengumuman penjurian tahap I lomba INAICTA 2011 dibuka juga. Sebulan lebih kami menunggu hasil penjurian ini. Akhirnya 2 hari yang lalu kami bisa melihat hasilnya. Memang sih setelah kami mengetahui hasilnya, ternyata tidak seperti harapan kami sebelumnya. Ya dengan kata lain, kami tidak lolos ke tahapan selanjutnya di lomba INAICTA 2011. Sedikit kecewa sih, tapi inilah hasilnya dan kami harus mengakui, karena memang jelas masih banyak sekali kekurangan dari aplikasi kami (PustakaBasa) dan jelas banyak sekali teman-teman di luar sana yang justru lebih baik dari kami, khususnya di INAICTA 2011.

Seperti tujuan semula kami, kami memang hanya berniat untuk belajar, apa pun hasilnya itu tidak masalah bagi kami, dan itu bukan beban kami. Yang penting kami sudah mencoba memberikan yang terbaik yang kami bisa, kami sudah mencoba berkarya. Dan setelahnya kami punya pengalaman lebih, yaitu pernah ikutan dalam ajang bergengsi IT se-Nusantara, ya walaupun belum berhasil lolos.

Oh ya, aplikasi yang kami ajukan untuk karya kami adalah PustakaBasa, yaitu sebuah aplikasi berbasis website yang mempunyai fungsi sebagai media pembelajaran bahasa daerah dari Sabang sampai Merauke. Latar belakangnya sederhana mengapa kami mengembangkan aplikasi ini. Yaitu karena salah satu kekayaan luar biasa Indonesia yang benar-benar tidak dimiliki bsngsa lain yaitu budaya bahasa daerah. Begitu banyak bahasa daerah di Indonesia saat ini, dan itu mesti kita kembangakan, lestarikan dan kita banggakan. Tapi sayang saat ini bahasa daerah sudah mulai ditinggalkan dan kurang diminati oleh generasi muda. Generasi muda cenderung kurang bangga menggunakan bahasa daerahnya. Bahkan ada beberapa bahasa daerah yang diponis hampir punah karena sedikitnya pengguna yang masih menggunakannya. Tentu ini masalah besar. So, perlu adanya sebuah media khusus yang bisa menjadi pusat pengembangan, pengarsipan, dan pembelajaran tentang bahasa daerah ini. Ya maka dari itulah PustakaBasa kami kembangkan.

Nah, disini saya ingin share pengalaman apa saja yang saya dapatkan selepas mengikuti lomba tersebut:

Saya mulai menyadari betapa luas dan luar biasanya budaya negara kita. Yang kami bahas dalam lomba ini baru hanya satu dari sekian banyak budaya di Indonesia, yaitu bahasa. Bayangkan masih banyak budaya lainnya, seperti tarian, kesenian, rumah adat, makanan, tradisi, dan lain sebagainya. Menurut saya, itu sebenarnya sebuah senjata yang sangat ampuh bila benar-benar dikelola dengan baik. Belajar sedikit dari negara sahabat kita, Jepang. Ya, menurut saya, yang membuat negara Jepang begitu menarik adalah selain karena teknologinya, yaitu budayanya yang khas. Negara sebesar dan semaju jepang tidak luntur dengan budaya barat, mereka masih tetap melestarikan budayanya, walaupun negara mereka telah pesat berkembang. Bayangkan, Jepang saja yang budayanya hanya secuil, bisa begitu menarik. Bagaimana dengan Indonesia?? Kita sebenarnya punya potensi yang lebih besar dari Jepang, hanya bila kita bisa mengolah dan memanfaatkannya dengan baik.

Ketika hendak mengikuti sebuah ajang bergengsi seperti INAICTA ini, jangan meremehkan persiapan. Ya, ini salah satu kelemahan kami. Kami baru mengetahui bahwa INAICTA masih buka, hanya sekitar seminggu lagi. Mungkin saja kami adalah peserta yang terakhir mendaftar. Lomba INAICTA 2011, ditutup pada tanggal 15 Agustus 2011, dan kami mendaftar tanggal 15 Agustus 2011 dini hari sekitar pukul 01.00 WIB. Artinya kami mendaftar di hari terakhir. Sedangkan waktu pendaftaran INAICTA 2011, telah dibuka beberapa bulan yang lalu. TEtapi kami mendaftar di hari terakhir. Mungkin karena memang kami baru tahu di hari-hari terakhir tersebut. Semula kami menganggap pendaftarannya telah ditutup, jadi kami tidak mengetahui informasinya. Dan setelah kami mengetahui bahwa lomba masih dibukna, kami baru kerepotan untuk memperiapkan diri. Ini mungkin alasan utama kami tidak berhasil lolos tahap pertama. Karena yang dinilai ditahap pertama adalah kelengkapan proposal dan demo aplikasinya. So, lain kali jika hendak mengikuti lomba apa pun, jangan lupa perhatikan persiapan dan tanggal tutupnya lomba, dan jangan meremehkannya.

Yakinlah pada kemampuan kita, dan terus belajar. Sebelumnya saya hanya mengira lomba INAICTA hanya bagi mereka yang memang pintar sekali dan dari kampus atau perusahaan ternama saja. Setelah saya jalani, ternyata itu salah besar. Siapa pun bisa ikut, dan mempunyai peluang menang. Asalkan berusaha sekuat tenaga. Ya setidaknya banyak manfaat yang akan didapatkan. Jangan pernah ciut hanya karena yang lain lebih hebat. Fokuslah pada pengembangan diri dan skill. Jangan hanya karena yang lain sudah lebih baik, lantas kita tidak berusaha mengejar ketertinggalan.

Indonesia mempunyai potensi besar dalam bidang IT. Melihat jumlah peserta yang mendaftar lomba yaitu sebanyak 1.700 lebih peserta, yang terdiri dari Profesional Individu sebanyak 393, Profesional Kelompok sebanyak 212, Profesional Perusahaan/ Lembaga sebanyak 216, Pelajar Individu sebanyak 421 dan Pelajar Kelompok sebanyak 523. Itu menunjukan bahwa banyak generasi Indonesia yang ingin berkarya dalam bidang IT. Itu potensi besar, asalkan terus dikembangkan.

Mungkin hanya itu share kali ini, semoga bermanfaat buat teman-teman semuanya, terutama bagi teman-teman yang nantinya ingin mengikuti INAICTA 2012 atau lomba-lomba lainnya nanti, lomba apa pun itu. Dan saya mohon doanya, untuk tetap melanjutkan pengembangan aplikasi PustakaBasa ini. Semoga Aplikasi ini bisa cepat selesai dan bisa bermanfaat bagi banyak orang, khususnya untuk budaya bahasa daerah di Indonesia.

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER

About

Seorang makhluk bulan yang sedang bertamasya di Bumi. Untuk mengisi waktu luang di Bumi, doi menghabiskan waktu dengan coding, nonton anime dan tidur. Nggak suka makan sayur-sayuran. Dan punya pendapat bahwa sayur-sayuran diciptakan Tuhan bukan untuk dimakan, tapi untuk menghias makanan. Berbakat untuk mengundang perhatian. Bersama teman-temannya di Bumi, membuat sebuah website yang disebut CodePolitan. Bersama CodePolitan, doi melakukan banyak hal keren dan menyenangkan.