bf

Maksain Punya Lagu dan Band Sendiri

This entry was posted on Friday, March 16th, 2012.
Tags:

Nggak tau kenapa, jadi pengen nostalgiaan ke jaman-jaman ketika masih eksis punya group band. Saya ingat, saat itu saya masih agak ganteng, sedikit cupu dan banyak gaya. Ya begitulah kalau masih dalam usia yang labil-labilnya, ngeliat orang sukses gara-gara punya blog, ikutan bikin blog. Ngeliat orang sukses jualan online, juga ikutan jualan online. Ngeliat orang pada bisa bikin web, juga ikutan belajar bikin web. Dan yang paling gokilnya lagi adalah ketika jaman-jamannya menjamurnya group band indie, ternyata sebagai remaja yang eksis saya pun akhirnya memutuskan untuk bikin group band.

Dengan modal apa adanya (mencoba menghindari kata “nggak punya skill”), akhirnya saya mengumpulkan beberapa temen deket yang punya skill musik. Dan akhirnya terkumpulah semua personil group band cupu, tentunya dengan saya sebagai leadernya (mungkin karena paling cupu dari yang laennya). Oh ya, group band kami bernama BestFriends Band. Inget penulisannya BestFriends, kata Best dan Friends digabung, dan diakhirnya harus ada huruf s, yang artinya jamak. Maksudnya BestFriends itu tidak bisa ada kalau hanya sendiri (yaiyalah namanya juga group band, kalau sendiri namanya solo), susah senang bersama dan kalaupun terkenal nanti (pengharapan yang melampaui batas) harus bersama juga, sebuah filosofis yang sangat menggetarkan jiwa.

Semua anggota udah terkumpul, yaitu ada Akbar (@Abay_Bestfriend) yang bisa nyanyi, maen gitar dan drum, ada juga Dipo yang bisa gitar melodi, ada Agus (@agussaputro) yang bisa gitar dan bass, ada Tarom (@tarompey) yang bisa nyanyi dan ngerapp, dan yang terakhir ada saya yang bisa megangin gagang mic, belai-belai gitar dan mukul-mukul drum secara random (mencoba untuk menghindari kata “nggak punya skill”). Setelah itu kami pun mencoba untuk merumuskan aliran group band kami. Mengingat beberapa orang suka lagu-lagu keras dan beberapa orang suka lagu yang sangat mello (untung aja nggak ada yang maniak dangdut), kami pun mencari jalan tengah yaitu mengambil aliran di antara keras dan mello, mungkin nama alirannya adalah aliran sedang-sedang saja, artinya nggak keras dan juga nggak mello. Tapi pada kenyataannya (di luar perumusan), ketika latihan atau manggung kami lebih berkiblat ke alirannya Bondan Prakoso & Fade2Black, Saint Loco dan PassBand. Sedikit keras dan pake rapp. Sebenenrnya usulan pake rapp itu dari saya, karena saya bingung mau pegang bagian apa (mencoba untuk menghindari kata “nggak punya skill”), akhirnya saya putusin buat belajar nyanyi rapp, karena sedikit lebih mudah buat dipelajari dibanding nyanyi biasa. Yang perlu dilatih hanyalah kecepatan berbicara, tempo, lirik, dan pengaturan napas, jadi nggak perlu ngelatih tinggi rendahnya suara (saya nggak kuat nyanyi dengan nada tinggi).

Setelah lama latihan bersama dengan bawain lagu orang, kami pun memutuskan buat bikin lagu sendiri. Nah akhirnya terciptalah sebuah lagu pertama kami yang berjudul “Sahabat Selamanya”. Sebuah lagu yang didedikasikan untuk ikatan persahabatan. Sengaja lagu pertama kami nggak bertema cinta, dan kami memang mencoba menghindari tema itu, karena udah kebanyakan yang pake. Kan nggak menarik kalo lagunya sebentar-sebentar putus cinta, selingkuh, patah hati atau kasmaran. Ah nggak menarik, kami coba mau tampil beda.

Latihan udah oke, dan kami pun mulai terbiasa dengan formasi ini, akhirnya ketika ada pentas seni di kampus kami coba ikutan manggung. Nih beberapa photo ketika kami manggung.

manggung_pertama

Manggung Pertama

 

pembukaan_diesnatalis_25

Pembukaan Ulang Tahun ke-25 Universitas Respati Indonesia

 

manggung_bareng

BestFriends Band ft Shake Hand

 

gebyar_respati

Gebyar Respati

 

abay

Akbar (a.k.a Abay) sang Drumer dan Back Vocal

 

dipo

Dipo pada Gitar Melodi

 

agus

Agus sang Bassis

 

tarom

Tarom (a.k.a. Tarompey) Rapper BestFriends (BF) Band

 

kres_bf

Si Ganteng Lagi Ngerapp

 

Dari penampilan-penampilan itu, lumayanlah nama band kami mulai dikenal di kampus, bahkan pada acara ulang tahun kampus kami yang ke-25, group band kami diminta buat jadi pembuka acara. Dan gokilnya lagi, kami kolaborasi dengan anak-anak paduan suara. Kebayang nggak, band digabungin sama paduan suara? Keren kan? Dan yang paling berkesan buat saya adalah ketika harus nambahin lirik rapp di salah satu lagu kebangsaan di kampus kami. Jadi awalnya lagu itu dinyanyikan biasa oleh paduan suara, dan ketika di tengah lagu, saya dan Tarom muncul lalu ngerapp, dan itu kontan membuat semua penonton yang tau lagu itu langsung kaget dan terpesona. Bahkan ada penonton yang setelah acara selesai langsung pengen minta poto bareng dengan saya, cewek lagi. Waktu itu saya ngerasa ganteng banget dan lebih ganteng dari biasanya, serasa jadi artis beneran aja.

Oh ya, dikarenakan band kami mulai dikenal khususnya di kampus kami, akhirnya kami putuskan buat menggarap lagu kami dengan lebih serius. Dan akhirnya kami putuskan buat recording lagu pertama kami yang berjudul “Sahabat Selamanya”.

Nah buat yang pengen dengerin lagunya, silahkan klik ini :

Group band kami mulai mengalami kevakuman ketika Dipo sang gitar melodi terpaksa harus lulus kuliah (sesaat saya pikir mungkin harusnya Dipo nggak lulus aja, biar bisa lanjut). Tapi bagaikan anak udang tertimpa tangga, sehingga dua tiga pulau terlampaui, Dipo tetep harus lulus dan kembali ke Riau. Setelah itu kami kebingungan buat ngelanjutin band kami, karena serasa beda kalo Dipo diganti sama yang lain. Sampe akhirnya saya pun harus naik ke semester 8 dan ngurusin skripsi (seperti yang sekarang sedang dijalani), dan mungkin terpaksa harus lulus juga. So, semenjak Dipo lulus, kami belum pernah latihan apalagi manggung lagi.

Ngg… jadi kangen masa-masa itu. Kira-kira bakal bisa kayak dulu lagi nggak ya. Dipo, kapan lo ke Jakarta lagi? Kita manggung lagi nanti di akhir taun.

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER

About

Seorang makhluk bulan yang sedang bertamasya di Bumi. Untuk mengisi waktu luang di Bumi, doi menghabiskan waktu dengan coding, nonton anime dan tidur. Nggak suka makan sayur-sayuran. Dan punya pendapat bahwa sayur-sayuran diciptakan Tuhan bukan untuk dimakan, tapi untuk menghias makanan. Berbakat untuk mengundang perhatian. Bersama teman-temannya di Bumi, membuat sebuah website yang disebut CodePolitan. Bersama CodePolitan, doi melakukan banyak hal keren dan menyenangkan.