move-on

Move On

This entry was posted on Tuesday, July 31st, 2012.
Tags: ,

Kawan, tau kah kau sesuatu yang lebih indah dari pada memandang wajah pacar sendiri?? Juga lebih menarik dari pada memandang wajah pacar orang?? Lebih sejuk dari udara di kostan pada awal bulan?? Lebih nyaman dari kentut yang nggak ketahuan?? Lebih bahagia dari pada nemu duit ceban di jalan?? Lebih WAWW dari pada menang maen PES???

Tau kah kau kawan?? Jawabannya adalah
LULUS SIDANG SKRIPSI…

Setelah 4 bulan lebih ngerjain skripsi (walaupun sebenernya waktu asli yg bener-bener ngerjainnya Cuma 2 bulan) akhirnya kelar juga. Ya, itu adalah sebuah perjuangan panjang yang penuh dengan onak dan duri.

Empat bulan yang lalu, kalo iseng maen ke kampus, pasti ada yang nanya “Kres, skripsi udah kelar belum?? Udah sampe mana sekarang skripsinya?? Udah bab brapa??”. Sungguh merupakan pertanyaan yang sangat menyiksa jiwa dan raga. Namun mau bagaimana lagi, beginilah resiko menjadi orang yang terkenal di kampus sebagai mahasiswa semester akhir. So, saya Cuma bisa ngelus-ngelus dada dan berkata, “Kawan, Tuhan tidak pernah menilai hamba dari skripsinya. Malahan, Tuhan sangat mencintai orang-orang yang bersabar dalam segala cobaan.”. Waduuuh!!! Hehehe… mangkanya saya selow-selow aja ngurusin skripsi, toh Tuhan juga mencintai orang-orang yang bersabar dalam menjalani cobaan. Ya, anggap aja skripsi adalah cobaan, jadi saya harus tetap kuat dan sabar menghadapinya. Hihihi *Dengan bangga

Selain itu juga, kata orang nyari kerja itu susah, dan sekarang udah banyak sarjana-sarjana yang akhirnya pengangguran. Nah, dari pada menyandang gelar sarjana pengangguran, mendingan gelar mahasiswa. Dengan demikian, kita bisa menekan jumlah penggangguran di Indonesia. Karena semakin cepat kita lulus, otomatis semakin cepat pula kita mendapat gelar pengangguran.

Tapi, walau bagaimana pun juga terpaksa saya harus lulus. So, mau nggak mau skripsi ini harus digarap juga walaupun dengan berat hati karena akan ada konsekuensi yang akan dihadapi, yaitu meninggalkan kampus tercinta. Ya inilah hidup kawan, betapa pun kita cinta dan sayang, tapi kalau dia udah pergi meninggalkan kita apalagi sampe jadian sama yang laen, kita harus ikhlas melepasnya dan segera mempersiapkan strategi buat dapetin cewek yang udah kita naksir sejak lama. Sederhananya bila ukuran spatu kita yang sekarang udah terasa sempit, itu artinya kita harus beli sepatu yang lebih besar dari yang sekarang. Hanya saja, barusan saya ngomongin apa?? Malah jadi ngelantur. Harap tenang pemirsa, suasana masih terkendali….

Baik, mari kita ulangi. Ya, walau bagaimana pun, inlah hidup. Semua akan berotasi dan terus berjalan sampai batas akhir perjalanan. Seperti sebuah trayek kendaraan, bila terus diajalani (walaupun dengan lambat sekali pun) pasti akan sampai pada tempat tujuan, dan selanjutnya adalah waktu yang berperan, entah itu sebentar atau lama. Ya, kecuali mungkin bila di tengah jalan kita lantas berubah pikiran untuk tidak melanjutkan perjalanan atau mengganti arah tujuan, atau mungkin kita mengalami kecelakaan, ya itu mungkin akan menjadi cerita yang berbeda.

Ya, seperti itulah kira-kira perumpamaan perjalanan perkuliahan saya. Saya menjalaninya tahap demi tahap. Betapa pun ada beberapa cewek yang belum berhasil saya dekati (ngenes banget), tapi mau nggak mau, perjalanan ini harus saya akhiri. Udah saatnya buat melanjutkan perjalanan ke tingkat yang lebih tinggi. Udah saatnya buat move-on dari kampus tercinta. Dan udah saatnya buat masuk ke dunia yang sebenernya.

kresna_parlente

— orang ganteng setelah sidang skripsi –

SUBSCRIBE TO NEWSLETTER

About

Seorang makhluk bulan yang sedang bertamasya di Bumi. Untuk mengisi waktu luang di Bumi, doi menghabiskan waktu dengan coding, nonton anime dan tidur. Nggak suka makan sayur-sayuran. Dan punya pendapat bahwa sayur-sayuran diciptakan Tuhan bukan untuk dimakan, tapi untuk menghias makanan. Berbakat untuk mengundang perhatian. Bersama teman-temannya di Bumi, membuat sebuah website yang disebut CodePolitan. Bersama CodePolitan, doi melakukan banyak hal keren dan menyenangkan.